Konstruksi Kandang Ternak

Kandang ternak adalah bangunan yang dapat digunakan untuk melindungi ternak dari pengaruh cuaca buruk, seperti hujan, panas matahari, angin kencang dan gangguan lainnya. Selain hal tersebut, kandang ternak pun memiliki fungsi lainnya yang sangat penting dan berlaku untuk semua jenis ternak unggas (ayam ras pedaging, ayam ras petelur, ayam kampung pedaging, ayam kampung petelur, itik pedaging, itik petelur, dan puyuh), ternak ruminansia (sapi pedaging, sapi perah, kerbau, domba, kambing pedaging dan kambing perah, dan ternak monogastrik (kuda, babi dan kelinci).

Konstruksi kandang dirancang sesuai keadaan iklim setempat, jenis ternak, dan tujuan pemeliharaan sapi itu sendiri. Dalam merancang kandang ternak yang penting untuk diperhatikan adalah tinggi bangunan, kedudukan atap dan bayangan atap, serta lantai kandang. Kandang merupakan habitat mikro bagi sapi. Kondisi dan lingkungan kandang diharapkan dapat mempertahankan suhu normal sapi dari berbagai perubahan ikiim dan cuaca. Dalam keadaan sehat suhu tubuh sapi berkisar antara 380 C-390C. Untuk menciptakan kondisi ini maka tinggi kandang perlu disesuaikan dengan ketinggian tempat. Continue reading

Agribisnis dan Agroindustri

Agribisnis adalah kegiatan yang berhubungan dengan penanganan komoditi pertanian dalam arti luas, yang meliputi salah satu atau keseluruhan dari mata rantai produksi, pengolahan masukan dan keluaran produksi (agroindustri), pemasaran masukan-keluaran pertanian dan kelembagaan penunjang kegiatan. Yang dimaksud dengan berhubungan adalah kegiatan usaha yang menunjang kegiatan pertanian dan kegiatan usaha yang ditunjang oleh kegiatan pertanian. Pengertian agribisnis mengacu kepada semua aktivitas mulai dari pengadaan, prosesing, penyaluran sampai pada pemasaran produk yang dihasilkan oleh suatu usaha tani atau agroindustri yang saling terkait satu sama lain.

Agroindustri berasal dari dua kata agricultural dan industry yang berarti suatu industri yang menggunakan hasil pertanian sebagai bahan baku utamanya atau suatu industri yang menghasilkan suatu produk yang digunakan sebagai sarana atau input dalam usaha pertanian. Definisi agroindustri dapat dijabarkan sebagai kegiatan industri yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang, dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut. Dengan demikian agroindustri meliputi industri pengolahan hasil pertanian, industri yang memproduksi peralatan dan mesin pertanian, industri input pertanian (pupuk, pestisida, herbisida dan lain-lain) dan industri jasa sektor pertanian. Apabila dilihat dari sistem agribisnis, agroindustri merupakan bagian (subsistem) agribisnis yang memproses dan mentranformasikan bahan-bahan hasil pertanian (bahan makanan, kayu dan serat) menjadi barang-barang setengah jadi yang langsung dapat dikonsumsi dan barang atau bahan hasil produksi industri yang digunakan dalam proses produksi seperti traktor, pupuk, pestisida, mesin pertanian dan lain-lain. Continue reading

PELUANG BISNIS TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM (TMB) DI BIDANG PANGAN

PELUANG BISNIS TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM (TMB) DI BIDANG PANGAN

Teknik Mesin dan Biosistem (TMB) memiliki hubungan yang begitu erat dengan bidang ilmu lainnya, khususnya bidang keteknikan pertanian. Salah satu hubungan yang dimiliki Teknik Mesin dan Biosistem yaitu hubungan bisnis dengan bidang ilmu lainnya seperti pangan. Keterkaitan antara Teknik Mesin dan Biositem dengan pangan sangat erat dan sangat banyak ditemui saat ini. Semua bahan baku pangan yang dimiliki Indonesia sebagian besar berasal dari bidang pertanian dan sebagian besar diolah dengan menggunakan alat dan mesin pertanian.

Kebutuhan pangan akan keberadaan Teknik Mesin dan Biosistem sebagai bidang ilmu yang begerak dalam penyediaan alat dan mesin pertanian sangat kuat dirasakan. Semua manusia memiliki kebutuhan pokok yang tidak dapat digantikan oleh kebutuhan yang lain dan kebutuhan pokok tersebut adalah kebutuhan akan pangan. Karena begitu kuatnya kebutuhan manusia akan pangan dan diikuti dengan kebutuhan pangan yang juga kuat kepada Teknik Mesin dan Biosistem membuat peluang bisnis Teknik Mesin dan Biositem di bidang pangan juga menjadi sangat kuat. Untuk itu peran Teknik Mesin dan Biosistem sangat dibutuhkan untuk dapat meningkatkan dan mengembangkan bidang pangan yang saat ini dimiliki oleh Indonesia. Continue reading